Struktur pondasi sloof kolom balok dan plat rumah tingkat 2 lantai

Berbicara mengenai struktur pondasi sloof kolom balok dan plat rumah tingkat 2 lantai itu sebenarnya perlu melihat terlebih dahulu bagaimana desain bangunanya, sehingga bisa ketahuan bentuk struktur serta beban apa saja yang harus ditahan oleh bangunan. dari situ lalu bisa dihitung kekuatan struktur baik secara manual maupun dengan bantuan software seperti SAP 2000, ETABS, Tekla maupun sejenisnya. hal ini merupakan urusan para sarjana teknik sipil yang kerjanya menentukan bagaimana sebuah bangunan bisa dibangun dengan kuat namun tetap ekonomis alias hemat dari segi rencana anggaran biaya bangunan. namun secara umum rumah dua lantai dengan bentuk standar bisa menggunakan detail struktur dengan gambar dan penjelasan seperti ini.

 

Gambar struktur pondasi sloof kolom balok dan plat rumah tingkat 2 lantai

detail struktur rumah 2 lantai

detail struktur rumah 2 lantai

dari sebelah kiri adalah gambar pondasi, lalu berturut-turut ke kanan berupa detail sloof, kolom, balok dan plat lantai. pada gambar tersebut sudah disertai dengan ukuran serta keterangan mengenai besi yang dipakai, penjelasan mengenai gambar tersebut adalah sebagai berikut

Struktur pondasi rumah 2 lantai

Jika kondisi tanahnya bagus maka cukup memakai foot plat atau biasa disebut masyarakat sebagai cakar ayam, ukuranya dibuat 80cm x 80cm dengan ketebalan 25cm. memakai besi tulangan 12cm jarak 15cm. dan jika kondisi tanahnya kurang bagus misalnya agak lunak maka bisa ditambahkan dengan pasangan batu kali agar kuat.

Struktur sloof rumah 2 lantai

Sloof dengan penampang persegi panjang ukuran 15cm x 35cm dipasang sebagai penghubung antar struktur kolom, karena fungsi sloof adalah menyatukan antar kolom sekaligus menyalurkan beban bangunan secara merata ke pondasi. pakai besi tulangan pokok diameter 12cm sebanyak 6bh, dan sengkangya dipasang setiap jarak 20cm dengan ukuran diameter besi 8mm.

Struktur kolom rumah 2 lantai

Di lantai 1 jika ingin kolomnya rata tembok alias tidak kelihatan, maka bisa memakai kolom ukuran 15cm x 40cm. atau jika mau berbentuk persegi empat sama sisi maka bisa menggunakan kolom ukuran 25m x 25cm. pakai besi tulangan pokok 6bh diamater 12cm dengan sengkang atau cincing diameter 8mm yang dipasang setiap jarak 20cm.

Sedangkan untuk lantai 2 cukup memakai kolom praktis saja ukuran 15cm x 15cm, tulangan pokok 4D10, sengkang D8-200.

Struktur balok rumah 2 lantai

Fungsi balok adalah sebagai dudukan plat sekaligus menyatukan hubungan antar kolom agar terjadi satu kesatuan struktur yang kuat, balok pada area dak bisa dibuat sama seperti sloof yaitu ukuran 15cm x 35cm, tulangan poko 6D12 dan sengkang D8-200.

Struktur plat rumah 2 lantai

Dak lantai beton untuk ruangan standar seperti kamar tidur, ruang dapur, dan sejenisnya dibuat setebal 12cm dengan besi tulangan diameter 10mm dipasang setiap jarak 20cm. namun untuk ruangan yang bebanya berat seperti jika ada kolam renang di lantai atas maka perlu ditambah ketebalan plat serta pembesianya menyesuaikan kebutuhaan.

adukan beton memakai yang kualitas K250, jadi jumlah takaran pasir, semen, dan koral perlu diatur agar menghasilkan kualitas struktur beton bertulang terbaik yang kuat tapi juga tidak kemahalan.

 

Begitulah gambaran mengenai struktur pondasi sloof kolom balok dan plat rumah tingkat 2 lantai yang bisa diaplikasikan dalam membangun hunian standar, tapi untuk lebih kuat dan hemat sebaiknya dihitung terlebih dulu oleh para praktisi teknik sipil, sedangkan urusan desain bentuk dan keindahan bangunan bisa dipercayakan kepada para arsitek. perpaduan kedua profesi spesialis tersebut diharapkan bisa menghasilkan rumah yang kuat, ekonomis, sekaligus indah.

Leave a Reply