ilmu rumah

ilmu rumah

Cara membuat rekening koran 3 bulan terakhir untuk syarat KPR

Written By: ilmurumah.com - Mar• 21•13

Cara membuat rekening koran tabungan 3 bulan terakhir sebagai syarat KPR rumah itu sangat mudah, kita hanya perlu datang ke Bank tempat kita menabung kemudian minta print out transaksi selama tiga bulan terkahir. kenapa pihak Bank meminta syarat ini? tujuanya adalah untuk mengecek apakah benar jumlah tranferan gaji kita setiap bulanya, atau jika kita berprofesi sebagai pengusaha maka bisa dilihat perbandingan antara pemasukan dan pengeluaran. meskipun cara membuatnya cukup gampang, namun disini kita akan mencoba membahasnya secara detail.

 

Cara membuat rekening koran 3 bulan terakhir di bank

  1. Langkah pertama tentu kita harus menabung dulu selama jangka waktu minimal tiga bulan. dan selama bulan tersebut terdapat bukti tranfer pemasukan entah itu berupa gaji karyawan atau sumber penghasilan usaha.
  2. Kita siapkan persyaratan untuk minta print out rekening koran yaitu Buku tabungan dan KTP asli.
  3. Datang ke Bank sesuai dengan tempat kita menabung, lalu meminta nomor antrian untuk menghadap bagian customer service.
  4. Menunggu sampai giliran kita dipanggil.
  5. Menunjukan dokumen persyaratan untuk meminta rekening koran.
  6. Petugas customer service mengeprint.
  7. Nah.. kita dapat lembaran rekening koran tiga bulan terakhir, pamitan lalu pulang.
  8. Selanjutnya terserah mau diapakan print out transaksi tabungan Bank tersebut, apa mau sekedar dilihat-lihat saja atau mau langsung dibawa ke Bank untuk mengajukan KPR rumah idaman.
  9. Pihak Bank penyedia KPR biasanya menanyakan setiap tanggal berapa kita gajian, lalu melihat print out buku tabungan untuk mengecek kebenaranya.

 

Begitulah kurang lebih gambaran langkah yang bisa kita lakukan untuk meminta rekening koran tabungan 3 bulan terakhir kepada pihak Bank. Saran dari ilmurumah.com adalah usahakan agar bersikap jujur dalam membuatnya, selain mudah dalam pengurusan KPR  juga tidak akan memberatkan kita dikemudian hari dalam membayar angsuran. karena pihak Bank mensyaratkan jumlah angsuran maksimal 30% dari gaji. jika kita buat surat keterangan gaji lebih besar dari aslinya maka jumlah angsuran bisa besar tapi memberatkan diri sendiri dikemudian hari. Semoga lancar dalam membuatnya dan disetujui dalam pengajuan KPR.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Comments

  1. arma says:

    ap beda rekening koran dan buku tabungan?

    • ahadi says:

      Buku tabungan berupa buku kecil, sedangkan rekening koran berupa lembaran kertas A4 yang lebih jelas rincian transaksi pada rekening :-)

  2. darmawan says:

    kalau rumah kita disita apakah pekerjaan kita juga berpengaruh karena saya kan seorang pns tolong infonya

    • ahadi says:

      Secara Formal Penyitaan rumah oleh Bank tidak mempengaruhi pekerjaan PNS, kecuali pengaruh yang bersifat personal, contohnya Kinerja sebagai PNS menurun karena pusing memikirkan rumah yang disita

  3. mona says:

    Pekerjaan saya adalah wiraswasta (toko) jadi saya tidak punya slip gaji atau transfer gaji di rekening. Sayapun tidak bisa tahu pasti berapa penghasilan saya perbulan karena usaha saya tidak memakai sistem komputer. Bagaimana caranya bank bisa mengetahui berapa penghasilan saya perbulan? Sedangkan rek bank saya hanya ada transaksi kredit ntuk pembayaran asuransi saja.kalau untuk pembayaran listrik atau uang sekolah anak dari rek tabungan suami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *